8.13.2008

Anak Monyet


Seekor anak monyet bersiap-siap hendak melakukan perjalanan jauh. Ia merasa sudah bosan dengan hutan tempat hidupnya sekarang. Ia mendengar bahwa di bagian lain dunia ini ada tempat yang disebut "hutan" di mana ia berpikir akan mendapatkan tempat yang lebih "baik". "Aku akan mencari kehidupan yang lebih baik!" katanya. Orangtua si Monyet, meskipun bersedih, melepaskan kepergiannya. "Biarlah ia belajar untuk kehidupannya sendiri," kata sang Ayah kepada sang Ibu dengan bijak.

Maka pergilah si Anak Monyet itu mencari "hutan" yang ia gambarkan sebagai tempat hidup kau Monyet yang lebih baik. Sementara kedua orangtuanya tetap tinggal di hutan itu. Waktu terus berlalu, sampai suatu ketika, si Anak Monyet itu secara mengejutkan kembali ke orangtuanya. Tentu kedatangan anak semata wayang itu disambut gembira orangtuanya.

Sambil berpelukan, si Anak Monyet berkata, "Ayah, Ibu, aku tidak menemukan hutan seperti yang aku angan-angankan. Semua binatang yang aku temui selalu keheranan setiap aku menceritakan bahwa aku akan bergi ke sebuah tempat yang lebih baik bagi semua binatang yang bernama hutan." "Malah, mereka mentertawakanku." sambungnya sedih. Sang Ayah dan Ibu hanya tersenyum mendengarkan si Anak Monyet itu. "Sampai aku bertemu dengan Gajah yang bijaksana," lanjutnya, "Ia mengatakan bahwa sebenarnya apa yang aku cari dan sebut sebagai hutan itu adalah hutan yang kita tinggali ini!. Kamu sudah mendapatkan dan tinggal di m hutan itu!" Benar, anakku. Kadang-kadang kita memang berpikir tentang hal-hal yang
jauh, padahal apa yang dimaksud itu sebenarnya sudah ada di depan mata."

Kita semua adalah si Anak Monyet itu. Hal-hal sederhana, hal-hal ada di sekitar kita tidak kita perhatikan. Justru kita melihat hal yang "jauh-jauh" yang pada dasarnya sudah di depan mata. Kita gelisah dengan karir pekerjaan, kita gelisah dengan sekolah anak-anak, kita gelisah dengan segala
rencana kehidupan kita. Padahal, yang pekerjaan kita sekarang adalah bagian dari karir kita. Padahal, anak-anak kita bersekolah sekarang adalah bagian dari proses pendidikan mereka dan hidup yang kita jalani adalah bagian dari rangkaian kehidupan kita ke masa yang akan datang.

Tanpa mengecilkan arti masa depan dan sesuatu yang lebih baik, ada baiknya apabila kita fokus dengan apa yang ada di depan mata, apa yang kita kerjakan sekarang, karena hal ini akan berpengaruh terhadap masa depan Anda. Dia memandangku dan berkata, "Kamu belajar dengan cepat, tapi jawabanmu masih salah karena banyak orang yang buta."

Gagal lagi, aku meneruskan usahaku mencari jawaban baru dan dari tahun ke tahun, Ibu terus bertanya padaku beberapa kali dan jawaban dia selalu, "Bukan. Tapi, kamu makin pandai dari tahun ke tahun, anakku."

Akhirnya tahun lalu, kakekku meninggal. Semua keluarga sedih. Semua menangis. Bahkan, ayahku menangis. Aku sangat ingat itu karena itulah saat kedua kalinya aku melihatnya menangis. Ibuku memandangku ketika tiba giliranku untuk mengucapkan selamat tinggal pada kakek.

Dia bertanya padaku, "Apakah kamu sudah tahu apa bagian tubuh yang paling penting, sayang?"

Aku terkejut ketika Ibu bertanya pada saat seperti ini. Aku sering berpikir, ini hanyalah permainan antara Ibu dan aku.

Ibu melihat kebingungan di wajahku dan memberitahuku, "Pertanyaan ini penting. Ini akan menunjukkan padamu apakah kamu sudah benar- benar"hidup". Untuk semua bagian tubuh yang kamu beritahu padaku dulu, aku selalu berkata kamu salah dan aku telah memberitahukan kamu kenapa. Tapi, hari ini adalah hari di mana kamu harus belajar pelajaran yang sangat penting."

Dia memandangku dengan wajah keibuan. Aku melihat matanya penuh dengan air mata. Dia berkata, "Sayangku, bagian tubuh yang paling penting adalah bahumu." Aku bertanya, "Apakah karena fungsinya untuk menahan kepala?" Ibu
membalas, "Bukan, tapi karena bahu dapat menahan kepala seorang teman atau orang yang kamu sayangin ketika mereka menangis. Kadang-kadang dalam hidup ini, semua orang perlu bahu untuk menangis. Aku cuma berharap, kamu punya cukup kasih sayang dan teman-teman agar kamu selalu punya bahu untuk menangis kapan pun kamu membutuhkannya."

Akhirnya, aku tahu, bagian tubuh yang paling penting adalah tidak menjadi orang yang mementingkan diri sendiri. Tapi, simpati terhadap penderitaan yang dialamin oleh orang lain. Orang akan melupakan apa yang kamu katakan... Orang akan melupakan apa yang kamu lakukan... Tapi, orang TIDAK akan pernah lupa bagaimana kamu membuat mereka berarti.

Read more...

Download DotA Allstars Ai Map

Saya ini sebagai penggemar DotA Allstars tentu sangat senang bila ada banyak orang yang bermain DotA. Dengan blog ini saya juga ingin berbagi bersama teman tentang masalah DotA. Untuk itu saya memberikan sedikit link untuk download DotA-Allstars untuk anda semua. Untuk posting ini saya akan mengupdate terus map-map (Ai khususnya).
Untuk men-download, klik :

Read more...

8.06.2008

Be Yourself!

Seorang motivator diundang oleh sekelompok kaum nudis (sekelompok orang yang dalam pertemuan-pertemuan tertentu tidak menggunakan busana alias telanjang. Kelompok nudis ini melakukan acara training dan motivasi selama 3 hari di hotel langganan mereka. Sang motivator yang mendapat jatah di hari kedua sudah datang di hari pertama dengan tujuan lebih mudah menyesuaikan diri.
Karena motivator menginap di hotel yang sama dengan kaum nudis, maka motivator di hari pertama meninjau pertemuan kaum nudis. Begitu masuk, motivator terkeget-kaget karena melihat semua peserta termasuk pembicaranya menghadiri acara tanpa busana. Sedangkan dia yang menggunakan jas lengkap dan berdasi menjadi perhatian publik nudis.
Sesampai di kamar, sang motivator mulai merenung dan menimbang apakah dia perlu untuk berlaku sama dengan bertelanjang ataukah tetap berpakaian lengkap. Setelah memikirkan baik dan buruknya, dia memilih bertelanjang ketika seminar di keesokan harinya. Dia berpikir dia mendapat pengalam pertama bertelanjang di muka umum, menghormati peserta acara, serta pihak hotel sudah memaklumi acara kaum nudis ini sehingga tak akan menimbulkan friksi.
Tiba saatnya untuk berceramah, sang motivator datang menuju ruangan tanpa menggunakan pakaian pun. Begitu memasuki ruangan, betapa kagetnya dia dan seluruh peserta yang hadir, karena seluruh peserta motivasi mengenakan setelan jas rapi untuk menghormati motivator tamu dan hanya motivator yang bertelanjang di ruangan tersebut.
“anda akan gagal kalau coba-coba meniru orang lain, tetapi kalau anda memilih anda, anda akan menjadi anda terbaik yang pernah ada” Seorang yang arif dan bijaksana pastilah tahu kelebihan dan kekurangan yang diberikan oleh Allah kepada kita. Sehingga dengan itu kita bisa memahami diri kita sendiri
Jika kita ingin meniru orang lain mentah-mentah, maka itu lambat laun akan menghancurkan kita. Hal ini mulai marak terjadi di Indonesia, semua melakukannya agar pimpinan senang, istri senang, suami senang, bos senang tanpa mengindahkan akal sehat. Hal ini dikenal ketika era Orba dengan “ABS” asal bapak senang.
Menjadi diri anda bukanlah suatu aib karena anda memiliki kekurangan. Tapi dengan kelebihan yang anda punya itu, anda dapat menutupi kekurangan anda.
Anda bisa meneriakkan hati kecil anda secara lantang :BE MYSELF!!!!!!!!!!!!!

Read more...

8.04.2008

Makhluk Paling Dicari

Siapa orang yang paling membawa masalah di dunia ini? Presiden George W. Bush?. Stalin? Milosevic? Hitler? Mussolini? DN Aidit? Semuanya itu may be. Namun kita mungkin melupakan suatu profil yang paling mampu dan ampuh membuat kekacauan di muka bumi ini.
Belum tahu siapa profil yang paling membawa banyak masalah di dunia ini? Mungkin sebenarnya sudah banyak dari kita yang tahu siapa dia itu. Namun kita sedikit menyadari bahwa dia sebenarnya sering ada di sekitar kita. Mau tahu? Klik baca selengkapnya di bawah ini!
Ini dia profilnya!

Nama : Setan
Julukan : Ar-Rojim, La’natullahi wal malaikati wannasi ajma’in
TTL : Tak diketahui
Asal : Api
Hobi : Bermain Nafsu manusia
Tempat Favorit : Toilet dan Pasar
T4 Paling Dibenci : Masjid yang makmur
Musuh : Orang berilmu dan mengamalkan ilmunya
Teman : Orang yang lupa hakikat hidupnya untuk ibadah
Senjata Utama : Syahwat manusia
Kelemahan Utama : Dzikrullah
Motto Hidup : “karena aku telah ditakdirkan oleh Allah masuk neraka, maka akan aku gelincirkan anak Adam untuk menemaniku ke neraka”
Cita-cita : mempunyai banyak teman di neraka
Debut karir : menolak perintah Allah untuk bersujud kepada Adam
Pesan untuk manusia : “aku akan menggodamu dari depan, belakang, kanan, kiri, atas dan bawah!”

Sudah tahu profilnya? Maka dengan tahu profilnya kita jangan sampai tergelincir lagi masuk perangkap setan. Memang saya belum wawancara langsung dengannya (setan). Dengan ini saya ingin mengingatkan manusia sekalian untuk memperbarui niat kita untuk memerangi SETAN!

Read more...

8.03.2008

Tujuan Hidup Seorang Muslim

Suatu hari salah seorang rekan kita bertanya, “apa tujuan hidupmu?”. Pertanyaan yang terdengar klise dan mudah sekaligus sulit untuk dijawab. Ya! Sangat sulit dijawab karena dianggap sebuah ancaman oleh orang yang tak memaknai hidup, namun bagaikan pancaran energi bagi orang yang memahami esensi kehidupan ini. Hidup tanpa tujuan ibarat kata tanpa huruf, tata surya tanpa bintang dan dunia tanpa kutub.
Apapun tujuan hidup kita, itu akan mewarnai hari-hari kita dan menentukan langkah kita kedepannya. Baik atau buruk tujuan hidup orang tersebut, tujuan hidup akan memberikan kesan yang mendalam dalam melakukan perbuatan sehari-hari.
Kita kembali ke pertanyaan di atas. Pertanyaan itu terjawab tergantung oleh seberapa dalam orang itu meresapi arti kehidupan. Penetapan tujuan hidup merupakan bagian yang terpenting dan usaha merealisasikan tujuan hidup merupakan seni tersendiri.
Seperti kisah ini yang kualami beberapa waktu yang lalu. Saat itu, aku sepulang sekolah mendapat sedikit musibah yaitu ban sepeda motor saya bocor. Di siang hari yang terik itu aku terpaksa menuntun sepeda motorku

Read more...

7.31.2008

Friendster? FORGET IT!

Siapa sih yang ga kenal friendster.com? situs yang berisikan "pertemanan" yang banyak dimiliki oleh orang Asia Tenggara. Mengapa friendster laris manis di Asia khususnya di Indonesia? yang pasti dikarenakan Indonesia sejak dulu mengalami penyakit "latah". Entah penyakit ini ada obatnya atau tidak, namun gejalanya cukup mengkhawatirkan. Gejala yang terjadi pada friendster, bahwa orang Indonesia suka nurutin "katanya". Yang "katanya" bagus, maka semua orang nganggep bagus.
Friendster merupakan fenomena yang ada terutama sejak 5 tahun yang lampau. Di Indonesia friendster menempati urutan ke-3 situs yang paling banyak dikunjungi. Padahal di dunia internasional, friendster.com njungkal ke urutan 49. Wew. kita bandingin aja dengan blogger.com tercinta. Blogger di dunia mencapai urutan ke-5.
Namun di Indonesia blogger.com hanya mampu nangkring di posisi 9 situs yang paling sering dipakai di dunia maya. Sudahlah kita ga usah bandingin antara friendster.com dengan blogger.com. Ga ada bandingannya.
tapi aku kurang sreg tentang urusan friendster. Karena di sekolahku, SMA N 1 Surakarta hampir 80% anak-anaknya punya friendster yang bisa dibangga-banggakan. Namun ketika aku cari temen sesama blogger di sekolah sebanyak 3 angkatan, aku cuma dapet kurang lebih 6 orang. memalukan.
Ya jelas lah! kita bisa buat blog karena kita gunakan "sedikit" akal kita. Bandingin friendster yang udah pake bahasa Indonesia sehingga anak TK pun sudah punya friendster. Jika aku ngomongin blog di sekolah, pasti tanggapan temenku jelek sekali. Yaitu "ngapain nghabisin waktu buat ngeblog?".
kita ngeblog pastinya nambah + nyebarin ilmu ke orang-orang. dan pastinya juga kecatat di index google & yahoo. bandingin aja dengan friendster yang cuma ngandalkan comment dan comment itu ga bakalan masuk index google walopun tangan kita sampai keriting nulis komen.
KIta lihat realita saja. Kalo kita ngendon di komputer ntuk urusan ngeblog, sudah dipastikan kita dapet banyak ilmu dan manfaat. bandingin dengan friendster yang mampu menjadi ladang uang bagi para warnet.
memang friendster dan blog ga bisa dibandingin karena segmennya dah beda sekali .... KARENA BLOG HANYA MILIK KITA YANG BISA MEMANFAATKAN AKAL SEHAT!

Read more...

  © Blogger template Newspaper III by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP