Showing posts with label Gado-Gado. Show all posts
Showing posts with label Gado-Gado. Show all posts

1.01.2009

Friendster versus Facebook

Setelah saya puas menjelek jelekkan Friendster yang saya tuliskan disini, dan mencoba Facebook (walaupun baru saja) saya akan sedikit mengulas antara keduanya. Meski sama-sama situs social network, tapi mereka mempunyai spec sendiri-sendiri!

Untuk form registrasi, Friendster dan Facebook sama-sama ajib dengan memberi kemudahan untuk menjadi member baru. Bila bisa dinilai pada step registrasi, Friendster dan Facebook, keduanya sama sama mengandalkan pada mudahnya pengguna dalam bergabung didalamnya. (Sampai-sampai di Friendster bisa menipu dengan mengisi email palsu. Facebook bisa ga ya?)
Friendster: 1 Facebook: 1

Dalam hal kustomisasi, akan terlihat perbedaan antara Friendster dan Facebook. Pada Friendster, halaman depan sederhana dengan memberi pengkavlingan area yang jelas. Bentuk informasi yang diberikan Friendster ini relatif simpel dan cenderung menggunakan link.

Kita juga dimanjakan dengan CSS editor yang bisa langsung copy-tempel dari situs penyedia sehingga pengguna sangat dimanjakan dengan tampilan Friendster yang menarik.

Facebook, halaman depannya juga memberi bentuk yang sederhana, bahkan cenderung lebih banyak teksnya dibandingkan dengan foto. Ukuran foto yang ditampilkan pun relatif kecil.

Para pengguna, terlebih amatiran, nyaris susah mengganti tampilan bahkan penempatan segmen tampilan. Artinya, pada Facebook, pengguna “dipaksa” mengkonsumsi tampilan default. Memang ada sih yang bisa ganti maksa tampilan default dengan sedikit perubahan. Tentunya bagi orang yang berpengalaman!
Friendster :1 Facebook :0

Dalam Hal Fitur, Friendster bertumpu pada self-profile yang bersenjata utama yaitu apa yang disebut Comments. Dalam friendster, pengguna dapat menampilkan diri mereka dengan luas serta mengunjungi profil teman mereka dan memberi komentar dengan mudah.

Dalam Facebook, mempunyai karakter self-profile, sedikit chatting dan mini-blog. Info mengenai diri kita memang kurang luas. Namun pengguna Facebook dapat melihat dan berinteraksi dengan teman penggunanya yang online. Juga sebagai mini-blog yang bisa menuliskan catatan-catatan seperti blog.
Friendster :0 Facebook :1

Privasi pada sebuah social network adalah hal yang mutlak. Seseorang biasanya enggan memberikan nama aslinya dan cenderung memberikan nama samarannya. Hal ini dimungkinkan karena sistem privasi yang kurang.

Pada Friendster, system privasi profile memang sudah ada, tapi ada beberapa data yang buisa ditampilkan, seperti nama, kota, atau alamat.

Sedangkan pada Facebook, privasi terbilang cukup bagus. Dengan fitur tawaran Privacy setting, memungkinkan user untuk mengeset siapa yang diperbolehkan mengakses informasi pada profile, dan siapa yang tidak. Mungkin hal ini yang menyebabkan banyak public figure yang nyaman memiliki account facebook dengan namanya sendiri.
Friendster: 0 Facebook: 1

Dalam hal Komentar, Bagi yang sudah mempunyai Friendster, sudah familier dengan namanya komentar atau dalam bahasa Friendster disebut testi. Pada bagian ini, Friendster masih dirasa sangat kurang karena tidak bisa menanggapi secara langsung komentar yang dituliskan pengguna lain lain.

Lain halnya dengan Facebook, dengan fitur News Feed dan Live Feed, user bisa melihat aktivitas apa saja yang baru dilakukan oleh seseorang di Facebook, Selain itu, satu komentar bisa dikomentari dengan rapi tanpa mengganggu komentar yang lainnya. Artinya, pemisahan untuk komentar ini cukup bagus.
Friendster :0 Facebook :1

Nilai total:
Friendster :2 Facebook :4

Udah Puas? Pengguna Friendster rela ga? Pengguna Facebook juga jangan puas dulu. karena percaya ga, kalo di Indonesia Friendster itu peringkat 3 situs paling rame! Edan kan! pengguna Facebook akan sedikit kesepian di Indonesia karena cuma peringkat 5. lihat aja di sini!
User Facebook juga boleh bangga kalo situs kesayangannya peringkat 5 situs paling rame! Bandingin dengan Friendster yang hanya urutan 40-an di dunia. lihat saja di sini!
Posting ini hanyalah sebatas penilaian saya pribadi semata. kenyamanan situs social network tergantung user. WOKE?

Read more...

10.31.2008

Indonesians=Plagiators?

AKu denger kabar ini dari diskusi di friendster dan setelah lihat blog-blog sahabat.....

DI indonesia, fenomena plagiat sudah biasa dan acap terjadi. entah terjadi pada liriknya, intronya, tengahnya, bagian akhirnya.., gaya penyanyinya, bahkan video klipny...

Tidak bermaksud menuduh salah satu dari mereka jiplak karya yang lain, Di antara milyaran orang yang berkarya musik, mungkin saja mereka terdapat kemungkinan menghasilkan karya yang sama... Hohohoho... bercanda....

hehe,
masih penasaran ma contohnya? Coba baca selengkapnya di bawah ini!

-d'massiv - cinta ini membunuhku
- my chemical romance - I don't love you

contoh lain?

-Nidji-Shadows
-Muse-Starlight

ato...

- Chris brown - with you
- Beyonce Knowles - Irreplaceable

mau lagi?

-Nidji-Biarlah
-MCR-welcome to black parade

-D'massiv - dilema
- Muse - Soldier's poem

Hahaha......masak kayak begitu dibilang kebetulan semua........... Inikah budaya ketimuran khususnya budaya Indonesia?
Semoga kita mulai tidak plagiat dari hal-hal yang kecil mulai posting di blog dsb.....
Keep blogging friends!
Hahaha

Read more...

10.10.2008

Titik. Tinta, Cantik dan Cinta

Bukan titik yang menyebabkan tinta

Namun tinta yang menyebabkan titik

Bukan cantik yang menyebabkan cinta

Namun cinta yang menyebabkan cantik

Yah…aku mendengar kata-kata itu sudah lama. Tapi aku baru menyadari dan memaknainya sekarang. Kata-kata yang cukup sederhana namun mampu mengguncangkan segenap emosiku…Wuih!
Coba kita cermati dan renungi sejenak, bahwa kita mungkin selama ini kita mencintai dan menyukai sesuatu berdasarkan kecantikannya, keindahannya, kebagusannya, dll. Mencintai sesuatu yang cantik itu wajar dan normal, menyukai sesuatu yang indah, itu biasa dan lumrah.
Namun bukan kecantikan atau keindahan itulah yang menyebabkan kita jatuh cinta ataupun suka. Kita melihat wanita itu cantik, karena kita mencintainya. Kita melihat pria itu tampan, karena kita mencintainya.
Seperti contoh, seorang suami tentu akan mencintai istrinya mati-matian walaupun sang istri bisa dibilang –maaf- tidak cantik. Namun walaupun istrinya ditukar dengan apapun, si suami tentu tidak mau karena dia cinta karena istrinya. Biarpun orang berkata istrinya tidak cantik, namun si suami tetap membela sampai mati bahwa istrinya cantik. Oleh sebab itu suami menganggap istrinya cantik karena cintanya.Saya pernah berkata tentang bait-bait di bagian atas posting ini di depan kelas. Tanggapan dan reaksi teman-temanku ada di luar dugaanku. Aku dibilang : tasteless, “ngomong aja ga punya barang bagus”, “ngaku aja pacarmu jelek”, dll.
Mungkin mereka yang belum menemukan arti cinta sejati atau malah aku yang terlalu ideaalis? Biarpun begitu, tentu kita manusia normal yang tahu arti kata cantik pasti mengerti bahwa cintalah yang menyebabkan cantik.
Oleh sebab itu, mulai di sini saya memberikan dorongan, marilah kita melakukan sesuatu dengan diikuti rasa cinta. Sehingga setiap yang kita lakukan pasti terasa indah! OK?

Read more...

8.04.2008

Makhluk Paling Dicari

Siapa orang yang paling membawa masalah di dunia ini? Presiden George W. Bush?. Stalin? Milosevic? Hitler? Mussolini? DN Aidit? Semuanya itu may be. Namun kita mungkin melupakan suatu profil yang paling mampu dan ampuh membuat kekacauan di muka bumi ini.
Belum tahu siapa profil yang paling membawa banyak masalah di dunia ini? Mungkin sebenarnya sudah banyak dari kita yang tahu siapa dia itu. Namun kita sedikit menyadari bahwa dia sebenarnya sering ada di sekitar kita. Mau tahu? Klik baca selengkapnya di bawah ini!
Ini dia profilnya!

Nama : Setan
Julukan : Ar-Rojim, La’natullahi wal malaikati wannasi ajma’in
TTL : Tak diketahui
Asal : Api
Hobi : Bermain Nafsu manusia
Tempat Favorit : Toilet dan Pasar
T4 Paling Dibenci : Masjid yang makmur
Musuh : Orang berilmu dan mengamalkan ilmunya
Teman : Orang yang lupa hakikat hidupnya untuk ibadah
Senjata Utama : Syahwat manusia
Kelemahan Utama : Dzikrullah
Motto Hidup : “karena aku telah ditakdirkan oleh Allah masuk neraka, maka akan aku gelincirkan anak Adam untuk menemaniku ke neraka”
Cita-cita : mempunyai banyak teman di neraka
Debut karir : menolak perintah Allah untuk bersujud kepada Adam
Pesan untuk manusia : “aku akan menggodamu dari depan, belakang, kanan, kiri, atas dan bawah!”

Sudah tahu profilnya? Maka dengan tahu profilnya kita jangan sampai tergelincir lagi masuk perangkap setan. Memang saya belum wawancara langsung dengannya (setan). Dengan ini saya ingin mengingatkan manusia sekalian untuk memperbarui niat kita untuk memerangi SETAN!

Read more...

7.31.2008

Friendster? FORGET IT!

Siapa sih yang ga kenal friendster.com? situs yang berisikan "pertemanan" yang banyak dimiliki oleh orang Asia Tenggara. Mengapa friendster laris manis di Asia khususnya di Indonesia? yang pasti dikarenakan Indonesia sejak dulu mengalami penyakit "latah". Entah penyakit ini ada obatnya atau tidak, namun gejalanya cukup mengkhawatirkan. Gejala yang terjadi pada friendster, bahwa orang Indonesia suka nurutin "katanya". Yang "katanya" bagus, maka semua orang nganggep bagus.
Friendster merupakan fenomena yang ada terutama sejak 5 tahun yang lampau. Di Indonesia friendster menempati urutan ke-3 situs yang paling banyak dikunjungi. Padahal di dunia internasional, friendster.com njungkal ke urutan 49. Wew. kita bandingin aja dengan blogger.com tercinta. Blogger di dunia mencapai urutan ke-5.
Namun di Indonesia blogger.com hanya mampu nangkring di posisi 9 situs yang paling sering dipakai di dunia maya. Sudahlah kita ga usah bandingin antara friendster.com dengan blogger.com. Ga ada bandingannya.
tapi aku kurang sreg tentang urusan friendster. Karena di sekolahku, SMA N 1 Surakarta hampir 80% anak-anaknya punya friendster yang bisa dibangga-banggakan. Namun ketika aku cari temen sesama blogger di sekolah sebanyak 3 angkatan, aku cuma dapet kurang lebih 6 orang. memalukan.
Ya jelas lah! kita bisa buat blog karena kita gunakan "sedikit" akal kita. Bandingin friendster yang udah pake bahasa Indonesia sehingga anak TK pun sudah punya friendster. Jika aku ngomongin blog di sekolah, pasti tanggapan temenku jelek sekali. Yaitu "ngapain nghabisin waktu buat ngeblog?".
kita ngeblog pastinya nambah + nyebarin ilmu ke orang-orang. dan pastinya juga kecatat di index google & yahoo. bandingin aja dengan friendster yang cuma ngandalkan comment dan comment itu ga bakalan masuk index google walopun tangan kita sampai keriting nulis komen.
KIta lihat realita saja. Kalo kita ngendon di komputer ntuk urusan ngeblog, sudah dipastikan kita dapet banyak ilmu dan manfaat. bandingin dengan friendster yang mampu menjadi ladang uang bagi para warnet.
memang friendster dan blog ga bisa dibandingin karena segmennya dah beda sekali .... KARENA BLOG HANYA MILIK KITA YANG BISA MEMANFAATKAN AKAL SEHAT!

Read more...

7.22.2008

Hukuman "Mati"

Akhir-akhir ini media massa santer memberitakan tentang eksekusi para terpidana mati di Indonesia. Mulai dari Koran, radio, TV dan internet memanaskan berita tentang eksekusi mati. Seberapa efektifkah eksekusi mati di Indonesia? Pertanyaan yang sering dikatakan anchor berita di TV.
Boleh dikatakan bahwa hukuman mati di Indonesia cenderung tidak efektif. Keefektifan suatu hukuman dapat dilihat dari efek jera yang dimunculkan suatu hukuman. Bukti kongkretnya adalah tidak berkurangnya angka dan kualitas kriminalitas di Indonesia. Rata-rata, pidana yang ”menghasilkan” suatu hukuman mati secara umum adalah narkoba dan pembenuhan berencana. Namun hukuman itu dianggap angin lalu saja sehingga calon penjahat tak takut untuk bertindak kriminal.
Eksekusi mati di Indonesia rata-rata dilakukan setelah 15 tahun setelah vonis dijatuhkan. Ini sungguh merugikan banyak pihak. Kerugian pertama, terpidana mati bisa bertemu dengan 3 atau lebih presiden sehingga bisa meminta grasi berulang-ulang kali. Sehingga caon kriminal tak takut untuk melakukan kejahatan. Kerugian selanjutnya adalah sudah hilangnya ingatan masyarakat tentang tindak kejahatan terpidana. Seperti baru-baru ini yaitu eksekusi sumiarsih dan sugeng, terpidana mati karena pembunuhan berencana satu keluarga yang baru dieksekusi setelah 20 tahun jatuhnya vonis.
Sehingga masyarakat sudah lupa tentang kekejaman yang telah di lakukan. 1988 ketika sumiarsih dan sugeng divonis, saya belum lahir sehingga saya tak tahu persis kekejaman yang telah mereka lakukan. Sehingga efek jera yang ditimbulkan pada masyarakat cenderung berkurang bahkan hilang sama sekali.
Selain itu mungkin menimbulkan efek yang kurang baik juga bagi terpidana, yaitu pelaksanaan dua kali hukuman. Hukuman yang pertama adalah 15-20 tahun penjara menunggu eksekusi mati dan hukuman kedua adalah hukuman mati itu sendiri.
Yah, kita berharap adanya pembenahan di seluruh dimensi masyarakat Indonesia dan tentu berkurangnya angka kriminalitas di Negeri tercinta ini. Amin.

Kita semua berharap.

Read more...

7.07.2008

MOS?!?!?!?!?!?!?!?!?!?!?!?!?

Yah……. Saat tahun ajaran baru seperti ini pastilah memunculkan kesibukan baru bagi unsur-unsur pendidikan. Baik guru, siswa, wali siswa dst. Mulai dari acara Peneimaan Siswa Baru, Persiapan Peralatan Sekolah dll.
Dalam hal ini saya mungkin akan menyoroti sedikit apa yang terjadi dan ada pada Masa Orientasi Siswa (MOS). MOS, sebagaimana tujuan dan fungsinya, dia berperan untuk memberikan kesan positif terhadap lingkungan pendidikan barunya dan mempersiapkan fisik, mental, sosial dan cara-cara belajar di lingkungan itu.
Seberapa efektifkah MOS? Pernyataan yang relatif sulit untuk dijawab. Keefektifan MOS setiap institusi berbeda-beda, terlebih pada tata cara ritual pelaksanaannya.
Dengan dalih untuk penggemblengan mental para peserta didik, diadakan shock therapy, penggojlokan, perploncoan dsb guna membangun mental baja calon siswa baru.
Dengan alibi untuk pelatihan fisik, peserta MOS didesak untuk tidur sangat larut malam untuk mengerjakan tugas-tugas yang hampir mustahil untuk dikerjakan. Itu tentu menguras fisik dan fikiran. Padahal siang dan sore harinya mereka masih perlu mencari peralatan dan bahan yang mungkin hanya ditemukan 1 buah di dunia ini.
Inilah yang tentu memberatkan terutama bagi pihak peserta dan khususnya orangtua calon siswa baru.
Ketika pada saat-saat seperti ini mereka orantua calon murid baru ditagih dan dipaksa untuk membayar uang gedung, uang pembangunan, uang seragam, buku, dll. Masih harus pontang-panting mencarikan barang untuk keperluan MOS anaknya.
Bisa dipastikan barang-barang yang digunakan untuk MOS tersebut harus beli sehingga bisa menambah pengeluaran yang tidak sedikit. Seyogyanya barang keperluan MOS tgersebut tidak harus beli namun juga memanfatkan barang bekas sehingga lebih hemat dan tidak mengganggu keuangan awal tahun ajaran.
Dan dalam perancangan acara, sebaiknya dibuat agar MOS tersebut berkesan dan memberikan angin positif sebagai motivasi awal tahun bagi para peserta didik.
Salam tahun ajaran!

Read more...

Harga Diri Remaja (relita saja yahhhh)

Harga diri remaja? Mungkin banyak yang kurang menyadari arti dari harga diri remaja. Mari kita lihat bagaimana remaja yang berharga. Kita lihat realita saja bagaimana remaja itu hidup.
Remaja itu.......
Adalah orang yang saban liburan mejeng di mal bareng temennya. Lalu bawa hp dan dipencet-pencet di depan orang agar dikira sedang sms-an. Trus masih di mal pake baju nyentrik agar menjadi pusat perhatian. Ngakunya shopping di supermarket tapi cuma bawa uang buat ngangkot. Waktu di food court, kalo makan bareng2 bayarnya sendiri-sendiri sehingga kasirnya muring2.
Kalo kebetulan pake motor, pasti mboncengin ceweknya (kalo sableng ceweknya di depan), trus jok belakangnya "njengat" agar yang diboncengin bisa mlorot-mlorot. Motornya di"naptol" sehingga kelihatan keren, knalpotnya dimodif biar menggongong lebih kencang. Kalo malem minggu bawa motor dan diparkir di pinggiran protokol.
Urusan pakaian, jumper ketat, celana jins rombeng dipelorotin sampai bawah pinggul, sehingga kalo jongkok, (maaf) pantatnya pastinya kelihatan. Trus bajunya adiknya yang kekecilan dipake untuk keluar rumah.
Urusan teknologi, yah...... . jongkok! Orang-orang ga dikenalnya, tapi cenderung friendstergenik (Cuma terkenal di fs). Trus foto-foto uploadan di fs dari arah atas, blitznya poll, kalo cewek posenya dari samping ditambah nyengir. Minta uang ortu katanya ngenet buat tugas, ditilep buat fs-an di warnet. Kalo ada laptop, dibawa ke hotspot gratisan trus........Buka FS lagi!
Trus, kalo maen ke rumah teman, ngga masuk rumah tapi nongkrong di depan rumah, kongkow-kongkow dan ketawa ketowo. Kalo ada cewek lewat pasti siul-siul. Masih ditambah bawa rokok. Tapi Cuma diisap ga dimasukin biar terkesan keren. Kalo dah kebangetan bawa miras atawa nyimenk.
Apakah ini remaja sesungguhnya?
Hidup itu adalah pilihan!
Pintar-pintarlah unuk memilih!
Hahahahahahahahaahahahahahh

Read more...

6.17.2008

Say : “I’m not chicken!”

Seorang petani menemukan sebuah telur yang berukuran seperti telur ayam lazimnya. Sontak dia menggabungkan telur itu dengan telur ayam milikknya yang sedang dierami induknya. Ketika telur-telur lain sudah menetas, telur “titipan” itu belum juga menetas. Dan di hari yang ditunggu telur itu menetas menjadi unggas mirip ayam yang mempunyai bulu berbeda.
Bersama dengan anak-anak ayam lainnya, “anak tiri” itu mencari cacing di dalam pot dengan bimbingan induknya. Setelah hujan turun, induknya menggiring mereka masuk ke kendang. Namun “anak tiri” itu malah menikmati hujan. Ketika hari mulai senja dan penglihatan ayam menjadi kabur, “anak tiri” itu justru melihat semakin jelas dan terang benderang. Meski begitu, dia menuruti perintah induknya untuk tak keluar malam-malam.
Suatu saat induk ayam berteriak keras diikuti ketakutan yang amat sangat. Induk dan semua anak-anaknya masuk ke kandang untuk menyelamatkan diri. Sang Elang dengan tenang menunggu di dahan pohon untuk menunggu kesempatan yang tepat. Tapi tidak demikian dengan ”anak tiri” itu, di justru melongok ke luar dan ternyata melihat seekot makhluk gagah yang mirip dengan dirinya.
Setelah memberanikan diri keluar dari kandang, dia merasa elang takkan memangsa dirinya walaupun induknya semakin berteriak agar “anak tirinya” itu masuk kandang. Paruh, bulu, cakar dan tekstur yang sama membuat dia bergairah bertemu dengan sejenisnya dan berkata : “Aku bukan ayam! Aku adalah elang!”
Apakah kita tetap menjadi seekor ayam yang:
Pertama, membatasi eksplorasi diri kita seperti ayam dengan jam malamnya? Kedua, tak mau bertanggung jawab terhadap perbuatan kita seperti ayam mengobrak-abrik pot untuk mencari makan tanpa membereskannya kembali?. Ketiga, pengecut dan menghindari masalah yang mungkin membangun diri kita seperti ayam yang berlindung dan terus berkotek demi melihat elang?
Kita harus ikuti elang yang tak membatasi diri, bernaluri pemimpin, bertanggung jawab dan siap menghadapi tantangan yang dibuktikan ketika turun hujan, elang bukannya turun kebawah dan berteduh. Namun dia semakin terbang ke atas.

Read more...

Ikan Segar

Akhir-akhir ini sedikit sekali ikan yang dapat ditangkap di perairan lepas pantai. Akibatnya nelayan Jepang harus berlayar lebih jauh untuk menangkap ikan. Namun karena ketika sudah sampai daratan ikan itu mati, maka harga jual ikan nge-drop. Akhirnya diakali dengan menggunakan freezer.
Namun harga tetap drop karena orang Jepang lebih suka ikan hidup daripada mati.akhirnya diakali lagi dengan cara ketika melaut para nelayan membawa tangki-tangki besar berisi air. Dan ikan tangkapan diletakkan di sana sehingga ikan tetap hidup. Walaupun begitu, “cita rasa” ikan menurut orang Jepang sudah hilang karena ikannya lemas meski dia hidup.
Akhirnya ada awak yang mengusulkan tangki itu diperbesar dan diberi hiu kecil. Dengan mengorbankan beberapa ikan sebagai “pakan’ hiu, namun ikan-ikan menjadi segar karena terus berenang cepat agar tak dimakan oleh hiu.
“Tantangan dan masalah merupakan tanda bahwa kita masih hidup” tutur seorang filsuf. Memang benar, pasti ada masalah di sela-sela kehidupan. Tantangan dan masalah itulah yang sebenarnya membangun dan mendewasakan kita.
Seorang anak yang dimanja akan menjadi rapuh apabila dilepas oleh orangtuanya ke kehidupan yang sebenarnya. Karyawan yang hanya mengandalkan rutinitas pekerjaan tanpa suatu dinamika akan patah semangat untuk mengembangkan kompetensi lebih jauh.
Apakah kita merasa bahwa kita terlalu berat membawa suatu tantangan? Tak ada tantangan yang terlampau kecil atau terlalu besar untuk dihadapi. Tak ada masalah di luar kemampuan kita karena sudah ditegaskan oleh Sang Khaliq. Dan apabila kita rasa masalah kita terlalu ringan, kita perlu beberapa hiu kecil agar kita menjadi lebih hidup.

Read more...

6.12.2008

Wortel, Telur dan Kopi

Tingkah laku manusia dalam menjalani hidup dan menghadapi masalah cukup mudah dianalogikan. Kita ibaratkan mereka seperti wortel, Telur dan biji kopi. Mereka adalah manusia dengan sifat yang berbeda-beda tentunya. Dalam hal ini masalah kita ibaratkan sebagai air yang mendidih.
Wortel, apabila coba kita rebus lama-lama akan menjadi lunak.Padahal sifat asli wortel adalah keras. Berarti manusia tipe wortel adalah manusia yang teguh memgang prinsip, idealis, dan mempunyai determinasi tinggi. Namun ketika mereka menghadapi suatu masalah, mereka langsung down, kehilangan semangat dan mengabaikan setiap prinsip yang dianutnya.
Telur, apabila kita masukkan ke ait mendidih, tentu akan menjadi keras, dimana sifat asli telur adalah sangatlah lunak. Berarti manusia tipe telur adalah orang yang awalnya fleksibel, supel, terlihat ramah, serta lemah lembut akan menjadi penuh amarah, sensitif dan berkurangnya nalar akibat diterpa suatu permasalahan.
Sedangkan biji kopi, apabila kita memanaskannya di air yang mendidih, maka kopi akan mempengaruhi air itu menjadi hitam seperti kopi dan menjadi harum semerbak namun biji kopi itu tetap menjadi biji kopi itu sendiri. Itulah manusia seutuhnya, apabila dihadapkan pada masalah, dia tetap pada prinsip dan masih mampu menggunakan nalarnya.
Di sisi lain, dia mampu memberikan pengaruh dan warna lain pada masyarakat dengan adanya suatu masalah itu. Dengan suatu pemecahan masalah yang cermat, maka masalah itu akan membentuk karakternya dan membangun jati dirinya.

Read more...

6.03.2008

Asal-usul sesajen di Indonesia.

Pada zaman dahulu, hiduplah para pertapa di gunung Merapi. Mereka bertapa dengan tujuan membawa Bhumi Nusantara menuju negari yang berjaya. Setelah kira-kira 2 tahun bertapa, mereka tetap merasa kelaparan. Rombongan pertapa ini mempunyai ide. Bahwa Gunung Merapi butuh sesajen makanan enak setiap pagi disebarkan ke penduduk. Sejak itu penduduk memberi sesajen kepada Merapi dan dimakan oleh para pertapa.

Jadi..................
Orang yang suka ngasih sesajen itu..........
GOOOOOOOOBLLLLLLLLLLLLLLOOOOOOOOKKKKKKK!!!!!!!!!!!!!!!!

Read more...

  © Blogger template Newspaper III by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP